Cara Memperbaiki File Corrupt di Laptop atau PC

File yang corrupt menyebabkan file tersebut tidak dapat dibuka. Hal tersebut bisa jadi dikarenakan oleh adanya kerusakan pada file, virus, kerusakan sistem atau karena kesalahan saat proses pengunduhan. Cara memperbaiki file corrupt sebenarnya dapat diatasi dengan beberapa cara sederhana. Meski demikian mungkin ada yang masih belum mengetahui bagaimana caranya.

File corrupt merupakan masalah yang dapat terjadi pada siapapun dan kapanpun. Meskipun bukan masalah yang besar namun jika masalah ini dibiarkan terus menerus dapat menyebabkan pengoperasian laptop/PC menjadi lambat. Adapun cara yang bisa pengguna lakukan untuk mengatasi file corrupt, dapat dilakukan dengan mudah.

Cara Memperbaiki File Corrupt yang Terjadi di Laptop/PC

Untuk mengatasi File corrupt pengguna bisa menggunakan beberapa cara sederhana. Cara tersebut dapat dilakukan langsung melalui laptop/PC pengguna tanpa memerlukan bantuan aplikasi tambahan. Berikut ini langkah yang bisa digunakan untuk mengatasi file corrupt, antara lain:

1. Membuka dengan Format Berbeda

Jika mengunduh suatu file yang kemudian tidak bisa dibuka maka kemungkinan file tersebut corrupt. Untuk mengatasinya, pengguna bisa menyiasatinya dengan cara membuka file tersebut dengan program yang berbeda. File corrupt tersebut bisa jadi karena format file yang akan dibuka tidak sesuai dengan program yang akan menjalankan file tersebut, sehingga file tersebut tidak dapat dibuka.

Cara memperbaiki file corrupt tersebut, coba lakukan langkah berikut ini. Misalnya file video yang dimiliki tidak bisa dibuka menggunakan aplikasi Window Player pengguna bisa membukanya dengan aplikasi lain yang pengguna miliki. Alternatif lain yang dapat digunakan misalnya dibuka dengan GOM Player, KMPlayer atau VLC.

Baca juga:  Cara Menonaktifkan Antivirus Windows 10 dan Manfaat Antivirus untuk Komputer

2. Mengubah Format File

Cara lain untuk mengubah file corrupt adalah dengan mengubah format file tersebut. Meskipun file asli tidak bisa dibuka namun pengguna dapat membukanya sebagai file dengan format yang berbeda. Untuk mengganti format file tersebut pengguna dapat melakukannya secara manual dengan offline atau dengan cara praktis melalui online.

Ada banyak pilihan website yang menyediakan jasa convert file. Misalnya pengguna bisa mengubah format file dokumen dari word menjadi PDF, atau mengubah format gambar dan sebagainya. Beberapa website seperti Ilovepdf, Smallpdf, Online Converter dapat pengguna gunakan secara gratis untuk mengubah format file secara gratis.

3. Menggunakan Command Prompt

Cara memperbaiki file corrupt yang selanjutnya adalah dengan menuliskan perintah pada command prompt. Untuk melakukannya, buka command prompt yang dapat ditemukan melalui pencarian search windows yang ada pada menu taskbar windows 10. Kemudian ketik command prompt pada pencarian, setelah hasil muncul klik pada command prompt tersebut untuk membukanya.

Apabila kotak dialog sudah terbuka selanjutnya tuliskan ‘sfc/scannow’ lalu enter. Tunggu hingga proses pemindaian selesai dilakukan. Pemindaian ini akan langsung memperbaiki kesalahan yang terjadi pada file yang corrupt.

4. Menggunakan Disk Check

Jika file yang corrupt terjadi pada hard drive maka untuk mengatasinya bisa menggunakan cara yang satu ini. Langkah yang harus dilakukan sama dengan langkah sebelumnya yaitu dengan membuka command prompt. Namun perbedaannya terletak pada perintah yang dijalankan.

Ketika jendela command prompt sudah terbuka ketik ‘chkdsk’ lalu tekan enter untuk memulai proses pemindaian. Perintah yang ditulis pada command prompt tersebut akan menjalankan proses pemindaian dan memperbaiki file yang corrupt. Pengguna hanya tinggal menunggu saja hingga proses selesai, maka file sudah selesai diperbaiki.

Baca juga:  Cara Meningkatkan CPM YouTube Anti Ribet

Itu tadi lima cara memperbaiki file corrupt pada laptop/PC yang bisa pengguna coba untuk memperbaiki file corrupt. Cara tersebut sangat mudah untuk pengguna coba dilakukan sendiri. Meski demikian cara yang dilakukan tidak menjamin keberhasilan pada semua file. Hal ini karena bisa saja file tersebut tidak dapat diperbaiki karena kerusakan atau virus yang ada pada file.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.