Siklus Keterampilan Gerak Jalan Cepat Yang Benar Adalah

Duwus.com – Siklus Keterampilan Gerak Jalan Cepat Yang Benar Adalah



Materi Aktivitas Kelincahan Gerak Atletik Nomor Jalan Cepat Mapel PJOK kelas 11 SMA/MA – Hai adik adik dimana hanya gemuk. Sreg kesempatan nan baik ini masih bersama kakak bospedia yang tidak bosan bosannya bagi membagikan kepada adik adik akan halnya berbagai macam materi, nah bisa jadi ini kakak menyiapkan materi lakukan adik adik kelas bawah XI SMA/MA adapun alat penglihatan kursus Pendidikan Jasad Latihan jasmani dan Kebugaran akan halnya pembahasan Menganalisis Dan Mempraktikkan Ketrampilan Banag Olahraga Atletik Nomor Jalan Cepat Menerobos Aktivitas Keterampilan Gerak Nomor Jalan Cepat. Hendaknya dengan ada materi ini bisa mendukung adik adik. Semangat!!

Materi Aktivitas Keterampilan Gerak Atletik Nomor Perkembangan Cepat Mapel PJOK kelas 11 SMA/MA

Para pelajar didik yang hebat, jumpa pula dengan modul pembelajaran PJOK. Plong modul mana tahu ini kalian akan mempelajari materi-materi yang terletak dalam KD.3.3 yakni menganalisis kegesitan jalan, lari, lompat, dan campakkan cak bagi menghasilkan gerak nan efektif serta mengekspresikan rencana perombakan.

Setelah mempelajari modul ini diharapkan peserta didik dapat makin meningkatkan ketrampilan gerak terutama dalam hal ini adalah ketrampilan gerak jalan,lari,lompat dan lempar dimana ketrampilan gerak tersebut merupakan ketrampilan gerak nan habis dibutuhkan privat aktifitas vitalitas sehari-hari

Pengertian Perkembangan Cepat

Jalan cepat adalah bergerak kedepan tanpa interelasi kotok dengan petak. Setiap melangkah, kaki depan harus menyentuh persil sebelum tungkai belakang meninggalkan tanah. Saat melangkah satu kaki harus ki berjebah di tanah, maka kaki tersebut harus literal dan lutut lain bengkok dan tumpuan tungkai dalam keadaan posisi tegak lurus.

Intern perkembangan cepat, nomor-nomor yang diperlombakan merupakan andai berikut:

Putra = 20 dan 50 km

Dayang  = 10 dan 10 km





  • Materi Karakteristik Dan Pangkat Atletik Nomor Kronologi Cepat
  • Materi Aktivitas Kecekatan Gerak Atletik Nomor Jalan Cepat
  • Soal Atletik Nomor Jalan Cepat

Teknik Jalan Cepat

Jalan cepat adalah riuk satu nomor n domestik cabang atletik dan biasa diperlombakan dalam kejuaraan-kejuaraan atletik, baik secara nasional maupun internasional. Teknik pelaksanaan kronologi cepat dapat dirinci laksana berikut:



1. Start

Startnya menunggangi mulai agak gelap, karena menginjak dalam jalan cepat tak memiliki pengaturan yang signifikan, maka bukan perlu ada teknik eksklusif nan perlu dipelajari atau dilatih.

Sikap mulai nan lazim digunakan ada pada aba-aba “Bersedia” peserta mengedrop suku kidal di pantat garis start, menengah kaki kanan di samping belakang suku kiri, dengan badan agak mendatangi ke depan dan kedua lengan rileks.

Pada aba-aba “Ya” atau bunyi tembakan pistol, segera melangkahkan kaki kanan ke depan, disusul kaki kiri dan terus berjalan.



2. Langkah

Langkah dimulai dengan gerakan mengangkat paha kaki ayun ke depan lutut, tertumbuk pandangan tungkai radiks mengelepai lenyai, karena lenggang pukang ke depan, tungkai bawah ikut terayun ke depan, menyebabkan lutut menjadi literal.

Kemudian menapak pada tumit terlebih dahulu mencecah tanah, bersamaan dengan menggotong tumit, lebih jauh ujung kaki tumpuan belas kasihan berpunca tanah, ubah dengan kaki ayun. Begitu lebih jauh bosor makan ada kaki yang menumpu, jadi tidak ada saat bertele-tele.



3. Condong Badan

Mulai dari pengarah, jejak kaki/dada, pinggang sampai tungkai bawah tekor condong ke depan.



4. Lenggang Lengan

Tikungan ditekuk invalid makin 90 derajat, ayunan lengan kiri ke depan bersamaan dengan mengangkat paha dan kaki kanan, sehingga koordinasinya adalah lengan kidal bersamaan dengan kaki kanan, dan lengan kanan bersamaan dengan kaki kiri.



5. Finish

Lain terserah teknik khusus gerakan timbrung finish privat jalan cepat. Biasanya perkembangan terus sampai melewati garis finish, yunior dikendorkan kecepatannya sehabis melangkahi kira-agak 3-5 meter.

Buat memperoleh ancang-persiapan yang benar, maka pemindahan badan dan suku satu ke kaki nan lain harus nampak jelas, ini kelihatan plong gerak bawa. Gerakan ini terlazim dilatih agar mesti mengamalkan teknik kronologi cepat yang etis.

Jadi, sikap dan gerakan perkembangan cepat yakni badan dalam posisi berdiri, rukyat harfiah ke depan, pengkolan ditekuk, tangan kepalkan dengan rileks.

Karakteristik Kronologi Cepat

Secara umum karakteristik gerak dasar kronologi cepat enggak terlalu berbeda dengan karakteristik gerak dasar jalan jamak hanya puas bilang gerakan tertentu gerak dasar jalan cepat makin kompleks. Tentang karaktersitik gerak dasar kronologi cepat adalah bak berikut:

  • Sanggang paha kaki ayun ke depan lutut.
  • Kaki bawah bergantung rileks kontan bergoyang-goyang paha ke depan.
  • Tungkai bawah ikut terayun ke depan sehingga lutut menjadi literal.
  • Saat mendaratkan kaki ke tanah malar-malar dahulu harus tumit suku.
  • Bersamaan dengan mengangkat tumit, ujung kaki tumpu lepas dari petak ganti dengan kaki ayun.
  • Posisi fisik saat melangkah dengan posisi pejabat, punggung, dada, pinggang, hingga tungkai bawah sedikit condong ke depan.
  • Sikut dilipat 90 derajat, lenggang lengan kiri ke depan bersamaan dengan mengangkat paha dan tungkai kanan.
  • Koordinasi gerakan dilakukan antara lengan kiri bersamaan dengan suku kanan dan lengan kanan bersamaan dengan kaki kaki kiri jalan cepat.
Baca juga:  Tujuan Jepang Memberikan Janji Kemerdekaan Kepada Bangsa Indonesia Adalah

Kesalahan yang mungkin terjadi saat melakukan gerak bawah jalan cepat adalah sebagai berikut:

Saat melangkah tungkai bawah tidak rileks dan berada n domestik posisi harfiah.

Kaki melangkah dengan memperalat seluruh bekas kaki kaki dan menyorong dengan ujung tungkai.

Ayunan lengan terlalu lurus dan kaku.

Fase / Tinggi Jalan Cepat

Mengenai tahapan atau fase dalam olahraga jalan cepat adalah sebagai berikut:

  • Fase tumpuan dua suku, fase ini terjadi sangat sumir. Pron bila kedua kaki mengaras kapling, lega detik itu pula berakhir galakan yang diikuti oleh gerakan tarikan. Tarikan ini makin lama dan menyebabkan gerakan anti antara bahu dan pinggul.
  • Fase tarikan, fase ini dimulai setelah propaganda utama selesai. Gerakan ini dilakukan oleh kaki depan akibat kerja tumit dan koordinasi seluruh adegan badan. Gerakan ini selesai apabila jasad produktif di atas kaki penopang.
  • Fase relaksasi, fase ini berada antara selesainya fase tegangan dan awal dari fase dorongan kaki. Pinggang terserah lega bidang yang selevel dengan pundak. Lengan vertikal dan paralel di samping badan.
  • Fase galakan, fase ini dilakukan apabila fase terdahulu selesai dan bila titik pusat grativasi fisik menjumut alih tungkai tumpu.



Kanun Jalan Cepat

Tentang daya statuta perkembangan cepat adalah sebagai berikut:

1. Pada waktu melangkah, keseleo suatu kaki harus selalu tetap rangkaian dengan tanah.

2. Diskualifikasi (larangan meneruskan perlombaan), disebabkan oleh:

  • Gagal / tidak memenuhi definisi jalan cepat pada waktu perlombaan.
  • Melakukan pelanggaran pada saat perlombaan berlangsung.
  • Pada saat adu jalan cepat yang dilaksanakan di track (lintasan) peserta terkena diskualifikasi harus meninggalkan lintasan. Seandainya perlombaan kronologi cepat dilaksanakan di jalan raya siswa nan kena diskualifikasi harus mencopot nomor di dadanya dan segera keluar meninggalkan perlombaan.

Istilah

  • Kronologi  : Sewaktu kita melakukan jalan, fisik kita tidak terserah saat berhanyut-hanyut di udara
  • Lari

    : Kontan kita melakukan lari, jasmani kita terserah ketikamelebar di udara.


  • Footwork


    :

    Gerak kaki/langkah suku
  • Fase
    : Pangkat
  • Gravitasi

    : Satu tarikan gaya nan dihasilkan maka dari itu inti bumi,
  • Lentuk Togok

    : Lentuk togok adalah persuasi dalam sport yang menyasarkan badan maupun anggota jasmani lainnya ke depan atau kemuka. tujuannya agar bertambah terarah.
  • Fase tumpu dua suku
    : Terjadi pada suatu saat yang sangat pendek kapan kedua tungkai bakir/ menyentuh lahan
  • Fase tegangan

    : Gerak tarikan menginjak. Ini dilakukan oleh kaki depanakibat dari kerja tungkak dan kelambanan berasal bintik gravitasi jasad
  • Fase relaksasi

    : Ialah fase paruh antara selesainya fase tarikan dan awal dari fase dorongan kaki
  • Fase dorongan

    : Bila titik muslihat gaya tarik bumi raga mengambil alih kaki tumpu, kaki yang baru saja menyelesaikan gerak voltase mulai mewakili gerak dorongan

A. Tujuan Pembelajaran

Halo para pencari ilmu, internal kegiatan pembelajaran dua ini kalian akan berbuat aktivitas penelaahan lanjutan dari kegiatan pembelajaran suatu. Sreg kegiatan pembelajaran dua ini kalian akan diberikan penguatan dalam kemampuan berpikir paham, rasa ingin tahu,  dan kebijakan berpikir dalam-dalam kalian akan terdidik. Selepas kegiatan pembelajaran dua ini diharapkan:

  1. Kalian makmur menganalisis dan mempraktikkan ketrampilan cabang sport atletik nomor jalan cepat melalui aktivitas keterampilan gerak nomor jalan cepat dengan baik dan benar.
  2. Kalian mampu mempraktikkan tahapan latihan nomor jalan cepat dengan baik dan sopan.

B. Uraian Materi

1. Analisis Aktifitas Olahraga Kronologi Cepat

Pengertian jalan cepat ialah gerak modern dengan melangkah tanpa adanya afiliasi terputus dengan tanah. Sebentar-sebentar melangkah suku depan harus mencapai tanah sebelum kaki pantat meninggalkan tanah. Alias privat periode satu ancang di mana satu kaki harus berada di kapling, maka kaki itu harus diluruskan (enggak bengkok sreg lutut) dan kaki menumpu kerumahtanggaan posisi remang lurus alias vetikal.





  • Materi Karakteristik Dan Tahapan Atletik Nomor Kronologi Cepat
  • Materi Aktivitas Keterampilan Gerak Atletik Nomor Urut-urutan Cepat
  • Pertanyaan Atletik Nomor Jalan Cepat



a. Perbedaan Jalan dan Lari

Jalan adalah sewaktu kita mengamalkan jalan, awak kita tidak suka-suka detik berkepanjangan di udara sedangan lari ialah sewaktu kita melakukan lari, badan kita suka-suka saat melebar di udara.



b. Yang harus diperhatikan dalam jalan/kronologi cepat sebagai berikut :

  1. Perhatikan togok Detik bergerak beradab badannya cenderung lebih condong ke depan atau ke belakang oleh balasannya kerjakan mempertahankan badan teguh tegak dan bahu jangan terangkat pada hari lengan mengayun yang berakibat anggota badan adegan atas terasa cepat lelah.
  2. Posisi kepala Detik gerakan maju seorang pejalan cepat sebagian besar menggelengkan kepalanya ke kiri dan ke kanan. Namun gerakan tersebut moga enggak mengganggu lajunya gerak kronologi tersebut.
  3. Kaki waktu melangkah kaki melangkah lurus ke depan satu garis dengan garis khayal berusul badan sang pejalan/garis khayal di antara kedua ujung kaki (jari-ujung tangan) segaris, tidak ke luar ataupun ke intern. Pada detik menentang tumit harus mendarat lebih terlampau terus bergerak ke arah depan secara teratur.
  4. Gerakan lengan dan bahu Persuasi lengan bergoyang-goyang dari muka ke belakang dan belengkokan ditekuk tidak adv minim dari sembilan puluh derajat kondisi ini dipertahankan dengan tidak mengganggu kesamarataan serta mengayun rileks.
Baca juga:  Analisis Struktur Teks Negosiasi Warga Dengan Investor
Gambar 4: Gerak Langkah Kronologi Cepat

Sumber : Gerendel Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesegaran Edisi revisi 2017

2. Amatan Ketrampilan Gerak Jalan Cepat

Para peserta didik sekalian, sesudah kalian mencerna karakteristik dan tahapan gerak nomor urut-urutan cepat. cukuplah, waktu ini kalian akan mempelajari dan mempraktikkan kesigapan gerak dari nomor lari jalan cepat dengan aktivitas gerak pembelajaran yang tepat



a. Melakukan teknik jalan cepat

berikut tahap-tahap keterampilan teknik nan digunakan sreg jalan cepat :

Gambar 5: Fase persiapan dalam urut-urutan cepat

Perigi : maolioka.com

  1. Fase tumpuan dua suku Ini terjadi pada suatu saat yang tinggal pendek plong saat kedua suku mewah/ mengaras persil, bilamana intiha fase dorong bersama dengan mulanya fase tarikan. Fase tarikan ini kian lama dan menyebabkan kampanye belit/ berlawanan antara bahu dan belakang. Kesalahan nan sering terjadi detik melakukan fase tumpuan dua kaki urut-urutan cepat yakni sikap jasad kaku, langkah tungkai/ footwork yang invalid pas, tergesa-gesa, lutut nekuk, masih tertentang lari/cak semau saat melayang di awan, suku/tubuh tekor rileks dan seimbang, dan tidak diikuti gerak lanjut.
  2. Fase Tarikan Segera pasca- fase terdahulu selesai, gerak tarikan mulai. Ini dilakukan makanya kaki depan akibat semenjak kerja tumit dan inersia berasal titik gravitasi badan. Fase ini selesai apabila badan ada di atas kaki penopang. Kesalahan yang sering terjadi ketika melakukan fase tegangan jalan cepat adalah sikap fisik kaku , langkah tungkai/footwork yang terbatas patut, tergesa-gesa, langkah kerdil-kecil, masih terlihat lari, kaki/badan terbatas rileks dan seimbang, dan tidak diikuti gerak lanjut.
  3. Fase Relaksasi Ini ialah fase tengah antara selesainya fase tarikan dan awal berasal fase galakan tungkai. Pinggang ada puas parasan yang sebagaimana pundak medium lengan merupakan vertikal dan paralel di samping awak. Kesalahan yang selalu terjadi ketika melakukan fase relaksasi jalan cepat adalah sikap bodi normatif, langkah kaki/footwork yang sedikit pas, tergesagesa, masih terlihat lari, kaki/bodi adv minim rileks dan seimbang, dan tidak diikuti gerak lanjur.
  4. Fase Dorongan Bila fase terdahulu selesai dan bila titik pokok gravitasi badan mencoket alih suku pijakan, suku nan yunior doang menyelesaikan gerak tekanan listrik mulai mengambil alih gerak galakan, sedang kaki nan bukan bergerak maju dan berangkat diluruskan, suka-suka jangkauan gerak yang rata gigi dalam mana pinggang bakir pada sisi yang sama, beradab satu bahasa, memungkinkan fleksibilitas yang besar, dan menjatah kaki dorong waktu yang lebih lama berkreasi dengan melencangkan pergelangan tungkai, dan lengan mengamalkan fungsi pengimbangan secara diametris berlawanan dengan suku. Kesalahan yang buruk perut terjadi ketika melakukan urut-urutan cepat adalah sikap fisik preskriptif, footwork lambat, ada saat melayang di mega, kontak dengan tanah tidak terpelihara, dan tidak ada gerak lanjutannya. Perhatikanlah kesalahan-kesalahan yang sering terjadi dan lakukanlah kegesitan nan sesuai dengan tujuan berasal urut-urutan cepat tersebut.
    Gambar 6 : gerak tumpuan, terikan, relaksasi, dan dorongan kaki.

Sumur : Buku Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan Edisi revisi 2017



b. Aktivitas pembelajaran gerakan jalan cepat

Coba kalian lakukan aktivitas sparing keterampilan perkembangan cepat melalui aktivitas bagaikan berikut:

(1) Aktivitas penelaahan latihan mula-mula : Berlatih Natural/Alami

  • Mengenal peraturan dan satu pola teknis kasar.
  • Melanglang dengan tempo semakin meningkat, jangan berubah menjadi berlari,
  • Melangkah dengan nyaman dan berjalan tinggi dengan suatu irama yang lumat minimal 100 m.
  • Susunlah rajah reformasi berasal aktivitas nan baru saja dilakukan baik sendiri, bersama kebalikan atau guru untuk perbaikan aktivitas gerakan yang belakang hari sesuai garis hidup gerakan yang terserah.
  • Tujuan : kerjakan memopulerkan gerak berjalan.





  • Materi Karakteristik Dan Tahapan Atletik Nomor Urut-urutan Cepat
  • Materi Aktivitas Kesigapan Gerak Atletik Nomor Jalan Cepat
  • Soal Atletik Nomor Jalan Cepat

(2) Aktivitas pembelajaran latihan kedua : Tanding Jalan Cepat.

  • Seperti puas les 1, cuma galakan bertambah segara dari kaki belakang, meregangkan pinggang dan suku ke depan lega tiap awalan
  • Pertahankan kontak dan lutut lurus, mendarat dengan terali kaki menunjuk ke atas.
  • Susunlah rencana perbaikan berpunca aktivitas yang plonco saja dilakukan baik seorang, bersama lawan atau suhu untuk restorasi aktivitas gerakan yang akan datang sesuai garis hidup gerakan yang ada.
  • Intensi : untuk meluaskan dorongan kaki belakang yang kian lestari dan menambah panjang anju.

(3)

Aktivitas penelaahan latihan ketiga : Melanglang Di Atas Garis

  • Seperti latihan 2, saja berjalan di atas garis sehingga setiap ancang merupakan pada garis.
  • Melangkah menyilang garis (menyebakan pemindahan berat ke atas pinggang penopang sehabis kekeringan kontak dengan petak).
  • Susunlah bagan perbaikan dari aktivitas yang baru namun dilakukan baik koteng, bersama n partner alias hawa buat pembaruan aktivitas gerakan yang akan hinggap sesuai ketentuan persuasi yang ada.
  • Tujuan : untuk mengembangkan gerak rotasi pinggang yang sempurna.
Baca juga:  Alat Input Berupa Papan Ketik Disebut
Gambar 7 : gerak berajalan diatas garis lurus.

Sumur : Penjaskes.co.id

C. Rangkuman

Pengertian jalan cepat ialah gerak berbudaya dengan melangkah sonder adanya hubungan terputus dengan tanah. Setiap kali melangkah kaki depan harus menyentuh tanah sebelum tungkai belakang menyingkir tanah.

Alias privat masa satu langkah di mana satu suku harus berada di tanah, maka kaki itu harus diluruskan (tidak pekuk pada lutut) dan kaki cenderung dalam posisi remang lurus ataupun vetikal. Bedanya kalau jalan yaitu sewaktu kita melakukan urut-urutan, jasmani kita tidak ada saat melayang di udara, sedangkan saat lari, fisik kita ada saat melayang di mega.

D. Penugasan Mandiri

Anak-anakku yang hebat cak bagi mengetahui kemampuan kalian sepanjang mana dalam pencaplokan materi menganalisis dan mempraktikkan pangkat gerak dalam nomor jalan cepat berikut :

  1. lakukanlah gerak berjalan bolak – balik diatas garis lurus nan disiapkan terebih dahulu sejauh 20 meter.
  2. setiap peserta didik melakukan sebanyak 1 kali.
  3. onderdil yang dinilai perumpamaan berikut :
    • teknik jalan (harfiah diatas garis atau tidak seimbang)
    • ayunan lengan
    • waktu restitusi

Alat

: jeluang, alat tulis

Arena : kelas/apartemen masing – masing

1. Rubrik penilaian keterampilan project poster :

Kriteria penilaian:

1 = kurang terampil

2 = cukup terampil

3 = terampil

4 = lebih terampil

Jumlah skor yang diperoleh

Penilaian keterampilan     =   ———————————-   X  100

Jumlah skor maksimal

E. Les Soal 2

Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat!

1. Gerak maju dengan melangkah sonder adanya hubungan patah dengan tanah disebut….

a. Lari

b. Jalan cepat

c. Sprint

d. Marathon

e. Lari lintas duaja

2. Berikut ini yang tak termasuk dalam tingkatan tahapan dalam ketrampilan gerak jalan cepat adalah fase ….

a. Dorongan

b. Tumpu dua tungkai

c. Tarikan

d. Melayang

e. Menjorokkan

3. Berikut ini adalah tak hal hal yang harus diperhatikan dalam ketrampilan gerak jalan cepat….

a. Posisi pengarah

b. Perhatikan togok

c. Gerakan lengan dan pundak

d. Persuasi telapak tangan

e. Posisi bahu

4. Jalan , lari, loncat dan lempar merupakan bagian dari olahraga….

a. Permainan

b. Senam Ketangkasan

c. Linas alam

d. Atletik

e. Beladiri

5. Siklus ketrampilan gerak jalan cepat yang moralistis adalah….

a. Topang depan – topang birit – topang ganda – relaksasi

b. Topang pinggul – topang ganda – topang depan – relaksasi

c. Topang ganda – tekanan listrik kaki – relaksasi  – dorongan kaki

d. Voltase suku – relaksasi – topang belakang – topang ganda

e. Topang bokong – galakan tungkai – topang ganda – relaksasi

Cocokkanlah jawaban kalian dengan Gerendel Jawaban yang terletak di bagian intiha modul ini. Hitunglah jawaban yang benar. Kemudian gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan kalian terhadap materi belajar ini.



Jawaban :

b. Pertanyaan Jabaran

1. Jelaskan perbedaan Lari dan Jalan?

2. Apa yang dimaksud dengan fase tegangan dalam  jalan cepat?

3. Jelaskan tinggi ayunan lengan privat gerak lari kronologi cepat !

4. Apa saja kesalahan yang seringkali terjadi pada fase tarikan privat jalan cepat?

5. Apa nan dimaksud dengan urut-urutan cepat ?





  • Materi Karakteristik Dan Tataran Atletik Nomor Jalan Cepat
  • Materi Aktivitas Keterampilan Gerak Atletik Nomor Jalan Cepat
  • Cak bertanya Atletik Nomor Jalan Cepat

Muslihat Jawaban

1. Perkembangan adalah sambil kita melakukan jalan, fisik kita tidak cak semau saat melayang di peledak sedangan lari adalah sewaktu kita melakukan lari, bodi kita cak semau saat melayang di gegana.

2. fase terdahulu radu, gerak tarikan mulai. Ini dilakukan oleh kaki depan akibat berpunca kerja tumit dan kelembaman dari noktah gaya tarik bumi bodi. Fase ini selesai apabila badan suka-suka di atas kaki penopang.

3. Siku di tekuk dengan  kurang makin dari  90 derajat, ayunan lengan kidal mengarah  ke depan bersamaan dengan menggotong paha dan juga  kaki kanan, sehingga koordinasinya merupakan  lengan kiri bersamaan dengan kaki kanan, dan pula lengan kanan yang  bersamaan dengan kaki kiri.

4. Sikap awak kaku , langkah kaki/footwork yang kurang pas, grusa-grusu, awalan kecil-kecil, masih terlihat lari, kaki/badan kurang rileks dan seimbang, dan tidak diikuti gerak lanjut

5. Mengalir kedepan tanpa susunan yang  terputus dengan tanah

F. Penilaian Diri

1.

Bacalah pernyataan yang terserah di internal kolom dengan teliti

2. berilah tanda cek (√) sesuai dengan sesuai dengan kondisi dan kejadian  kalian sehari-hari

Demikianlah warta yang bisa kami sampaikan, mudah-mudahan dengan adanya



Materi Aktivitas Ketangkasan Gerak Atletik Nomor Jalan Cepat Mapel PJOK inferior 11 SMA/MA ini para siswa akan kian nasib lagi dalam belajar demi meraih prestasi yang lebih baik. Selamat belajar!!

    Pencarian yang paling banyak dicari

    • perbedaan jalan cepat dengan lari
    • tahapan jalan cepat
    • langkah-langkah urut-urutan cepat
    • strata jalan cepat, merupakan fase
    • teknik kronologi cepat
    • sebutkan hierarki teknik jalan cepat ?
    • ciri-ciri jalan cepat
    • pengertian jalan cepat
    • pdf, 2018,2019,2020,2021,2022

    Siklus Keterampilan Gerak Jalan Cepat Yang Benar Adalah

    Sumber: https://asriportal.com/siklus-keterampilan-gerak-jalan-cepat-yang-benar-adalah/