Mengapa Beras Yang Ditumbuk Menjadi Tepung Merupakan Perubahan Fisika

Mengapa Beras Yang Ditumbuk Menjadi Tepung Merupakan Perubahan Fisika

Perubahan fisika dan kimia dibedakan menjadi beberapa kelompok. Berdasarkan faktor penyebabnya perubahan fisika dapat dibedakan dalam tiga kelompok berikut.

1. Perubahan wujud

Contoh:lilin meleleh, es mencair, kapur barus melenyap, dan minyak wangi menguap.

2. Perubahan bentuk

Contoh:beras ditumbuk menjadi tepung beras, kayu menjadi lemari, kursi, atau meja, dan kain menjadi baju atau celana.

3. Perubahan karena pelarutan atau pengeringan

Contoh:cabai segar menjadi cabai kering, sayuran menjadi layu, sirop menjadi air sirop, dan pembuatan garam. Berdasarkan faktor penyebabnya perubahan kimia dapat di- bedakan dalam lima kelompok sebagai berikut.

1. Proses pembakaran

Contoh:
kayu dibakar, bensin terbakar, dan petasan meledak. 2. Proses peragian

Contoh:susu menjadi keju, singkong menjadi tapai, kedelai menjadi tempe, dan tepung terigu menjadi roti. 3. Proses perusakan

Contoh:perkaratan pada besi, pelapukan pada kayu, dan pem- busukan sampah.

4. Proses biologis makhluk hidup

Contoh:proses fotosintesis pada tumbuhan, proses pencernaan makanan, dan proses pernapasan.

5. Proses perkembangan

Contoh:
bayi menjadi manusia dewasa, dan cabai hijau menjadi cabai merah.

Etanol Jagung

Di Nebraska, jagung diubah menjadi etanol. Tanaman nabati ini dapat dijadikan sebagai sumber energi pengganti minyak bumi dan batu bara. Perubahan jagung menjadi etanol termasuk perubah- an kimia.

Sumber:

National Geographic, Oktober 2007
Jawablah soal-soal berikut.

1. Apakah yang dimaksud dengan perubahan fisika? Sebutkan 5 contoh perubahan fisika! 2. Apakah yang dimaksud dengan perubahan

kimia?

3. Ibu membuat bubur dari tepung beras. Per- ubahan apa saja yang terjadi pada proses pembuatan bubur dari tepung beras? Sebut- kan bentuk perubahannya!

4. Mengapa lilin yang dibakar termasuk per- ubahan kimia?

5. Ali membuat aneka mainan kertas dalam berbagai bentuk. Termasuk perubahan apa- kah yang dilakukan Ali? Mengapa?

1. Sifat zat dibedakan menjadi dua, yaitu sifat ekstensif dan intensif.

2. Sifat ekstensif meliputi berat dan volume. 3. Sifat intensif terdiri atas sifat fisika dan sifat kimia. 4. Perubahan zat terbagi atas perubahan fisika

dan perubahan kimia.

Mengklasifikasikan Perubahan Fisika dan Kimia
Bersama kelompok kalian, klasifikasikan tiap-tiap perubahan dari benda-benda berikut ke dalam perubahan fisika dan kimia! Jangan lupa kemukakan alasannya!

Jawablah soal-soal berikut!

1. Sebutkan zat atau benda yang mengalami perubahan fisika dan kimia!

2. Mengapa proses pernapasan digolongkan dalam perubahan kimia? Jelaskan alasannya!

3. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya perubahan fisika!

4. Faktor-faktor apa sajakah yang memengaruhi terjadinya perubahan kimia? Sebutkan! 5. Sebutkan contoh perubahan fisika dan kimia

yang kalian lakukan sehari-hari!

5. Perubahan fisika ditandai dengan perubahan wujud dan tidak terbentuk zat baru.

Baca juga:  Latihan Latihan Teknik Jalan Cepat Kecuali

6. Perubahan kimia ditandai dengan terbentuknya zat baru dan bersifat tetap.

A.Pilihlah jawaban yang tepat!

1. Sifat zat yang tidak bergantung pada jumlah dan ukuran zat disebut sifat . . . .

a. fisika c. intensif

b. kimia d. ekstensif

2. Di antara sifat-sifat zat berikut yang merupakan sifat intensif yaitu . . . .

a. melarut c. massa b. volume d. berat
beras
tepung
nasi
Jenis perubahan: . . . . Alasan: . . . . Jenis perubahan: . . . . Alasan: . . . .
buku
dibakar
Jenis perubahan: . . . . Alasan: . . . .

kertas
Jenis perubahan: . . . .

9. Perhatikan perubahan zat berikut! I. Tepung terigu menjadi roti II. Proses pernapasan III. Pelenyapan kapur barus IV. Salju mencair

Di antara perubahan tersebut yang merupakan perubahan fisika yaitu . . . .

a. I dan II c. II dan III

b. I dan III d. III dan IV 10. Perhatikan peristiwa berikut!

I. Es mencair II. Lilin menyala

III. Minyak kayu putih menguap

Berdasarkan peristiwa tersebut di atas, pernyataan berikut yang benar yaitu . . . . a. I dan II perubahan kimia, III perubahan fisika b. I perubahan fisika, II dan III perubahan kimia c. I dan III perubahan fisika, II perubahan kimia d. II perubahan fisika, I dan III perubahan kimia B. Jawablah soal-soal berikut!

1. Sebutkan beberapa sifat fisika yang dimiliki oleh suatu zat!

2. Anto mengecat sepedanya agar tidak berkarat. Besi pada rangka sepeda dapat berkarat apabila bereaksi dengan udara. Berdasarkan hal tersebut, sifat kimia apakah yang dimiliki oleh besi? Jelaskan!

3. Sebutkan contoh perubahan fisika dan kimia yang merupakan gejala alam! Berikan tiga contoh untuk tiap-tiap perubahan!

4. Apakah daya ionisasi itu? Jelaskan!

5. Susu dapat difermentasi menjadi yogurt. Jenis perubahan apa yang terjadi pada susu ter- sebut? Jelaskan!

C. Jawablah soal analisis berikut!

Perhatikan gambar di atas! Menurut kalian, per- ubahan apa yang terjadi pada gambar tersebut? Jelaskan alasannya!

3. Sifat zat di bawah ini yang merupakan sifat kimia yaitu . . . .

a. kekerasan b. kerapatan c. titik leleh d. kereaktifan

4. Gejala perubahan fisika ditunjukkan dengan terjadinya . . . .

a. perubahan wujud b. gelembung gas c. endapan

d. perubahan warna 5. Perhatikan proses berikut.

(i) Mengambil santan dari kelapa

(ii) Mengolah minyak kelapa dari santannya (iii) Pelapukan kayu

(iv) Pembusukan telur

Peristiwa yang merupakan perubahan kimia terdapat pada proses . . . .

a. (i) dan (ii) c. (ii) dan (iii) b. (i) dan (iii) d. (iii) dan (iv)

6. Perhatikan gejala yang dapat diamati pada perubahan zat berikut.

I. Terbentuknya endapan II. Terjadi perubahan wujud III. Terjadi perubahan massa IV. Terjadi perubahan warna V. Terjadi perubahan suhu VI. Terbentuk gelembung gas

Baca juga:  Situs Berikut Yang Bukan Merupakan Search Engine Adalah

Gejala-gejala perubahan kimia adalah . . . . a. I, III, dan IV

b. I, IV, V, dan VI c. II, III, IV, dan V d. II, IV, dan VI

7. Contoh proses perubahan kimia dalam sistem tubuh makhluk hidup yaitu . . . .

a. metabolisme, pencernaan, dan pemuaian b. fotosintesis, metabolisme, dan pencernaan c. pemuaian, fotosintesis, dan metabolisme d. pembakaran, pemuaian, dan pencernaan 8. Diketahui beberapa perubahan berikut.

1) Lilin meleleh 2) Gula melarut

3) Terbentuknya gua kapur 4) Petasan meledak

Pasangan perubahan kimia dan fisika secara berurutan terdapat pada . . . .

a. 1) dan 2) b. 1) dan 3) c. 2) dan 4) d. 4) dan 1)

Sumber:
Dokumen Penerbit

Perhatikan masker yang dikenakan oleh pengendara sepeda motor di atas! Mengapa pengendara sepeda motor perlu mengenakan masker? Apa tujuan penggunaan masker tersebut? Kalian tentu telah mengetahui bahwa udara merupakan campuran antara berbagai gas dan debu. Debu yang masuk ke dalam hidung dapat mengganggu pernapasan. Debu tidak akan masuk ke dalam hidung jika kita menggunakan masker. Masker berfungsi sebagai penyaring. Proses penyaringan dalam kimia dikenal dengan nama filtrasi. Filtrasi merupakan salah satu cara memisahkan campuran. Apakah artinya filtrasi? Selain filtrasi, cara apa saja yang digunakan untuk memisahkan campuran?

lilin menyala

Perubahan Materi (Fisika-Kimia)

Di alam ini, terdapat fenomena atau kejadian yang biasa kita alami dan karena sering terjadi setiap hari kita tidak pernah memperhatikannya. Pernahkah kamu melihat lilin menyala? Apa yang terjadi pada sumbu dan batangnya?

Pada saat lilin menyala, dapat kita lihat sumbu lilin yang semula putih, berubah menjadi hitam kelam dan menjadi arang. Sedangkan pada batangnya, tampak berubah menjadi cair. Lilin yang terbakar tersebut mengalami dua perubahan yaitu perubahan sumbu menjadi arang, dan perubahan batang yang menjadi cair.

Perubahan materi tersebut ada yang bersifat fisika dan bersifat kimia. Untuk mengetahuhi perubahan yang terjadi pada lilin tersebut perubahan fisika atau kimia, kita perlu mengetahui perubahan fisika-kimia dan perbedaanya terlebih dahilu.

Perubahan fisika adalah perubahan pada zat yang tidak menghasilkan zat jenis baru.

Contohnya beras yang ditumbuk menjadi tepung.

Beras yang ditumbuk menjadi tepung, hanya menunjukkan bentuk dan ukuran yang berubah, tetapi sifat molekul zat pada beras dan tepung tetap sama.

Peristiwa perubahan wujud zat, antara lain : menguap, mengembun, mencair, membeku, menyublim, mengkristal merupakan perubahan fisika.

skema perubahan materi

Terdapat beberapa ciri- ciri pada perubahan fisika, yaitu:

  1. tidak terbentuk zat jenis baru,
  2. zat yang berubah dapat kembali ke bentuk semula,
  3. hanya diikuti perubahan sifat fisika saja.

Perubahan fisika yang lainnya adalah perubahan bentuk, perubahan ukuran, dan perubahan warna. Pada perubahan ini, memungkinkan kita mendapatkan kembali materi semula, namun tidak semuanya dalam bentuk yang utuh. Misalnya, gelas yang pecah. Pada gelas tersebut terjadi perubahan fisika meskipun wujudnya bukan gelas lagi. Hanya wujud fisiknya saja yang berubah,dan tidak terjadi perubahan sifat, gelas yang pecah masih memiliki sifat dasarnya (gelas kaca memiliki sifat seperti kaca begitu pula dengan gelas kaca yang pecah).

Baca juga:  Contoh Soal Seni Budaya Kelas 11 Semester 2

2. Perubahan Kimia

Perubahan kimia adalah perubahan materi yang menghasilkan zat jenis baru. Misalnya pada saat membakar kertas. Setelah kertas tersebut habis terbakar akan terdapat abu yang diperoleh akibat proses pembakaran. Kertas sebelum dibakar memiliki sifat yang berbeda dengan kertas sesudah dibakar.

Perubahan kimia disebut juga reaksi kimia. Dalam kehidupan sehari-hari, banyak reaksi kimia yang terjadi secara alamiah atau yang dibuat manusia.

Terdapat beberapa ciri-ciri perubahan kimia suatu zat, yaitu:

  1. terbentuk zat jenis baru,
  2. zat yang berubah tidak dapat kembali ke bentuk semula,
  3. diikuti oleh perubahan sifat kimia melalui reaksi kimia.

Selama terjadi perubahan kimia, massa zat sebelum reaksi sama dengan massa zat sesudah reaksi.

Seperti halnya perubahan fisika, perubahan kimia juga dapat kita amati di alam dan lingkungan sekitar kita. Berdasarkan faktor penyebabnya perubahan kimia dapat dibedakan menjadi lima kelompok, yaitu :

  1. Proses pembakaran, contohnya kayu yang dibakar, bom meledak dan lilin yang dibakar.
  2. Proses peragian, contohnya perubahan susu menjadi keju, singkong menjadi tape dan kedelai menjadi tempe.
  3. Proses kerusakan, contohnya pelapukan kayu, pembusukan sampah dan perkaratan besi.
  4. Proses biologis mahluk hidup, contohnya proses fotosintesis, proses pencernaan makanan dan proses pernafasan.
  5. Proses pertumbuhan dan  perkembangan mahluk hidup, contohnya tumbuhnya seorang bayi menjadi dewasa.

Ciri-ciri yang mengindikasikan adanya perubahan kimia adalah adanya perubahan warna, perubahan bau, pembentukan gas, timbulnya cahaya, pembentukan endapan baru,  dan perubahan pH.

Dari pemaparan diatas, dapat kita ketahui bahwa perubahan sumbu lilin menjadi arang termasuk ke dalam perubahan kimia karena terbentuk zat baru dan peubahannya di ikuti perubahan sifat-sifat kimia dari zatt tersebut. Sedangkan perubahan yang terjadi pada batang lilin yang mencair merupakkan perubahan fisika yang notabene tidak terbentuk zat baru.

Perubahan materi ini dapat diketahui dari perbedaan keadaan awal dan keadaan akhir materi setelah mengalami perubahan. Keadaan yang dimaksud meliputi sifat-sifat maupun strukturnya. Materi dapat dikenali berdasarkan sifat-sifat fisika maupun sifat-sifat kimianya. Yang termasuk sifat-sifat fisika antara lain wujud, warna, titik leleh, titik didih, dan kelarutan. Sifat-sifat kimia materi didasarkan pada kemampuannya dalam melakukan perubahan atau reaksi kimia.

Mengapa Beras Yang Ditumbuk Menjadi Tepung Merupakan Perubahan Fisika

Sumber: https://memperoleh.com/mengapa-beras-yang-ditumbuk-menjadi-tepung-merupakan-perubahan-fisika