Beban Yang Digunakan Dalam Setiap Latihan Disebut

Duwus.com – Beban Yang Digunakan Dalam Setiap Latihan Disebut

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Kampanye latihan bahara rutin

Latihan muatan

adalah jenis paling umum dari latihan kekuatan untuk membangun kemustajaban fisik dan menggunung ukuran otot kerangka. Latihan ini memanfaatkan tren gaya berat (dalam tulang beragangan tongkat pengangkat barang bawaan yang dibebani cakram beban dari logam) bikin menimbulkan daya tekanan yang ditimbulkan urat melalui kontraksi konsentrik maupun kontraksi eksentrik. Kursus barang bawaan memperalat berbagai jenis alat latihan nan berfokus puas sekelompok urat tertentu, tergantung berdasarkan gerakannya.

Cagak olahraga yang menempatkan latihan beban sebagai les utamanya adalah binaraga, angkat besi, angkat musykil, keluarkan cakram dan buang lembing. Banyak cabang olahraga lain yang memanfaatkan kursus beban untuk memperteguh dan memperbesar massa otot dan menjadi bagian dari latihannya, antara lain; seni bela diri senyawa, tenis, sepakbola Amerika, gulat, rugby, atletik, mendayung,
lacrosse, bola basket, bisbol dan hoki. Tutorial beban di pusat kebugaran kini menjadi aktivitas olahraga tenar terutama di perkotaan.

Tanggung latihan



[sunting

|
sunting perigi]



Beban latihan terdiri atas beban dalam dan kewajiban luar, muatan dalam adalah latihan menunggangi pikulan raga sendiri (cak bimbingan muatan tubuh),[1]

sama dengan:
push-up,
pull-up,
muscle-up, ataupun
dip. Sementara itu kewajiban luar ialah les nan bebannya tidak berpokok dari barang bawaan tubuh sendiri, begitu juga mengangkat barbel, dumbel, alias menggunakan mesin barang bawaan (gym).[1]

Onderdil latihan barang bawaan



[sunting

|
sunting perigi]



Sejumlah komponen dalam tutorial beban menurut Bompa (2015) merupakan:[2]

  1. Tagihan cak bimbingan;
  2. Intensitas latihan;
  3. Tautologi;
  4. Set;
  5. Densitas;
  6. Irama latihan;
  7. Istirahat antar set.

Ketekunan tuntunan adalah tingkat seberapa kuat beban nan bisa diangkat ketika kursus.[3]

Padahal menurut Sukadiyanto (2009) menuturkan bahwa intensitas adalah matra nan menunjukkan kualitas satu rangsang maujud aktivitas gerak yang diberikan selama kursus berlangsung.[4]

Piutang latihan yakni jumlah tutorial yang dapat dilakukan dalam tiap sesi latihan seperti mana total dari beratnya beban yang bisa diangkat, banyaknya jumlah repetisi, banyaknya set, dan lamanya latihan.[5]

Kemubaziran atau tubian adalah berapakalinya melakukan gerakan (misalnya:
push-up,
sit-up, dan
pull-up) privat setiap item tuntunan.[6]

[7]

Set merupakan jumlah tautologi yang dihimpun saat latihan yang diikuti dengan istirahat.[8]

Jadi, jika melakukan sepuluh
push-up

tanpa istirahat, itu berjasa suatu set. Sedangkan jika melakukan sepuluh
push-up

yang diikuti dengan satu kali istirahat itu bermakna dua set.[6]

Musik latihan adalah kepantasan pelaksanaan usaha. Dalam pelaksanaannya ada tiga jenis irama latihan, yaitu cepat, medium dan lambat.[9]

Istirahat

antar set ialah periode istirahat yang diberikan saat latihan berlangsung. Tahun istirahat dilakukan disetiap antar set.[10]

Lihat pula



[sunting

|
sunting sumur]



  • Cak bimbingan beban tubuh
  • Latihan kepentingan

Wacana



[sunting

|
sunting sumber]



  1. ^




    a









    b







    Ridwan, hlm. 14.


  2. ^



    Nasrullah, hlm. 124.


  3. ^





    Rogers, Paul. “Memahami Tagihan dan Kebulatan hati internal Latihan Beban”.
    id.julinse.com

    . Diakses tanggal
    17 Februari

    2022
    .










  4. ^



    Nasrullah, hlm. 126.


  5. ^



    Nasrullah, hlm. 125.
  6. ^




    a









    b









    Dellanita, Anya (12 September 2021). “Set dan Kelewahan, Segala Bedanya dan Mana Makin Bermanfaat untuk Otot?”.
    kompas.com

    . Diakses copot
    17 Februari

    2022
    .










  7. ^



    Nasrullah, hlm. 120.


  8. ^



    Nasrullah, hlm. 131.


  9. ^





    “11 Komponen Latihan Beserta Pengertiannya”.
    kompas.com. 30 September 2021. Diakses tanggal
    17 Februari

    2022
    .










  10. ^



    Nasrullah, hlm. 133.

Bibliografi



[sunting

|
sunting sumber]



  • Delavier, Frederic (2001).
    Strength Training Anatomy. Human Kinetics Publishers. ISBN 978-0-7360-4185-0.






  • DeLee J, Drez D (2003).
    DeLee & Drez’s Orthopaedic Sports Medicine; Principles and Practice. Philadelphia, Pa: Saunders. ISBN 978-0-7216-8845-9.






  • Hatfield, Frederick (1993).
    Hardcore Bodybuilding: A Scientific Approach. McGraw-Hill. ISBN 978-0-8092-3728-9.






  • Kennedy, Robert; Weis, Dennis (1986).
    Mass!, New Scientific Bodybuilding Secrets. Contemporary Books. ISBN 978-0-8092-4940-4.






  • Lombardi, V. Patteson (1989).


    Beginning Weight Training



    Perlu mendaftar (gratis)



    . Wm. C. Brown Publishers. ISBN 978-0-697-10696-4.






  • Powers, Scott; Howley, Edward (2003).
    Exercise Physiology. McGraw Hill. ISBN 978-0-07-255728-2.






  • Schoenfeld, Brad (2002).
    Sculpting Her Body Perfect. Human Kinetics Publishers. ISBN 978-0-7360-4469-1.






  • Schwarzenegger, Arnold (1999).
    The New Encyclopedia of Bertamadun Bodybuilding. Simon & Schuster. ISBN 978-0-684-85721-3.






  • McGill, Stuart (2007).
    Low Back Disorders

    (edisi ke-2nd). Champaign, IL: Human Kinetics. ISBN 978-0-7360-6692-1.






  • McGill, Stuart (2009).
    Ultimate Back Fitness And Performance

    (edisi ke-4th). Waterloo, Ontario: Backfitpro Inc. ISBN 978-0-9735018-1-0.






  • Nasrullah, Ahmad; Prasetyo, Yudik; Apriyanto, Krisnanda Bidadari (2018). “Asal-Radiks Pelajaran Pikulan”. Diakses tanggal
    17 Februari

    2022
    .






  • Ridwan, Ahmad; Prasetyo, Yudik (2016). “PENGARUH Sangkutan Pelajaran BEBAN-PROPIOCEPTIVE NEUROMUSCULAR FACILITATION TERHADAP KEBUGARAN Badan IBU Rumah Tingkatan DUSUN BANJARAN, DESA TEMPUREJO KECAMATAN TEMPURAN, KABUPATEN MAGELANG”. 15, No 1 (2016). doi:10.21831/medikora.v15i1.10074. Diakses sungkap
    17 Februari

    2022
    .






Beban Yang Digunakan Dalam Setiap Latihan Disebut

Sumber: https://www.mxbids.com/beban-yang-digunakan-dalam-setiap-latihan-disebut/

 

Artikel Terkait