Pemain Yang Bertugas Menjaga Base Dalam Permainan Softball Disebut

Duwus.com – Pemain Yang Bertugas Menjaga Base Dalam Permainan Softball Disebut



8:51:00 PM

Permainan Softball adalah permainan beregu nan suatu regunya terdiri berasal 9 bani adam. Untuk itu perlu adanya pembagian tugas sesuai dengan kemampuan masing-masing pemain. Tujuannya ialah agar setiap pemain lawan yang berlari jangan kontak mengaras base berikutnya. Adapun tugas dari masing-masing anak ningrat diatur menurut posisi yang dia temapati, antar tidak: Posisi pemain bertahan terdiri atas (1) Picher, (2) Batter, (3) First baseman, (4) Second baseman, (5) Third baseman, (6) Short Stop, (7) Right fielder, (8) Center fielder, (9) Left fielder, dan (10) Catcher.  Dalam pertandingan baseball, tim penjaga sering disebut skuat bertahan, sedangkan skuat pukul biasa disebut cak regu penyerang.



Anak komidi dalam Posisi Penjagaan di Provinsi Dalam ( Infield)





1. First baseman

First baseman (penjaga base permulaan) seram di dekat home plate dan base mula-mula, serta di antara base purwa dan base kedua. Tugas anak ningrat first baseman yaitu mematikan pelari yang hendak ke base pertama, menangkap bola yang dilempar maupun dipukul ke arah base pertama, serta melempar bola kepada base kedua untuk menciptakan mati tertekan (force out).

Tugas dari penjaga base suatu :

  • Menyela pemain pada home late
  • Membuat mati antiwirawan sreg base I
  • Menjaga dan menangkap bola yang di pukul ataupun dilempar ke arah base I
  • Melempar bola pada base II untuk mewujudkan pemain lawan mati pada base II



2. Second baseman



Second baseman (penjaga base kedua) bernas di tengah antara base mula-mula dan base kedua. Tugas second baseman antara lain menjaga bola hasil pukulan di daerah yang dikuasai, lontar bola kepada base pertama bakal membuat pelari nyenyat terpaksa, serta mematikan pelari pada base kedua.

Tugas berusul penjaga base II:

  • Membentuk sirep tertekan pada pemain sandiwara yang terserah di base II
  • Menjaga pukulan pada daerahnya
  • Meneruskan lemparan dari outfield maupun infield
  • Membubuhi cap-tik lawan nan lari dari base I
  • Melempar bola ke jihat base II atau base I bikin menciptakan menjadikan mati pada regu pengetuk



3.Short stop



Short stop kaya di sekitar base kedua sampai base ketiga, dan sekitar daerah depan outfield. Short stop bertugas menjaga birama bola di kawasan nan dikuasai, melempar bola ke sebelah base satu atau dua bikin membuat pelari nyenyat tertekan, serta membantu second baseman dalam menjaga base dua.

Tugas dari posisi antara base II dan base III






(Shortstop)
:

  • Mencelah atau meneruskan bola bermula outfield
  • Menjaga bola hasil pukulan yang fertil di daerahnya
  • Membantu menjaga belakang base II seandainya second base menjaga base II
  • Melempar bola ke arah base I dan base II



4. Third baseman



Third baseman (penjaga base ketiga) mengalir perlahan-lahan di dekat base ketiga sebatas di pantat short stop dan di daerah left fielder. Tugas anak ningrat ini antara lain menjaga base ketiga dan lontar bola ke arah pemain first baseman untuk membuat pelari ranah terpaksa.

Tugas dari penjaga base III :

  • Meneruskan atau memotong lemparan bola dari outfield
  • Melempar bola ke base I bagi mewujudkan mati terpaksa
  • Memintasi birama bunt ke sisi base III
  • Menjaga base III



Posisi Penjagaan di Daerah Asing (Outfield)



1. Left fielder

Left fielder menjaga sebelah kiri daerah outfield. Anak ningrat ini bertugas menjaga pukulan bola di kewedanan nan dikuasainya.



2. Center fielder

Center fielder n kepunyaan provinsi nan luas kerjakan dikuasai, yaitu daerah tengah outfield. Tugas center fielder ialah menjaga bola hasil ketukan di daerahnya, dan menujukan tempat yang harus dijaga maka itu left fielder dan right fielder.



3. Right fielder

Daerah penjagaan right fielder berada di sebelah kanan daerah outfield. Right fielder bertugas menjaga pukulan bola di area yang dikuasainya.



4. Pitcher

Pitcher (pelempar) merembah di seputar galangan daerah pitcher sampai daerah dekt home plate. Tugas pitcher antara lain melempar bola kepada martil (batter) dengan baik, menjaga base pertama detik anak bangsawan first baseman memungut bola, dan membantu pemain di belakang home plate.

Pitcher atau pelambung n kepunyaan tugas ibarat berikut :

  • Membantu base
  • Membantu pemain di belakang home plate



5. Catcher



Catcher adalah penjaga di belakang regu pemukul hasil lontaran dari Pitcher. tugas dari catcher dalah misal berikut :

  • Menjaga pukulan bunt
  • Menjaga home plate
  • Lontar bola ke base I, base II, base III, serta menjaga belakang base I

Negeri nan dikuasai oleh catcher (penangkap) adalah di antara home plate dan back stop. Tugas catcher adalah menjaga home plate lakukan mematikan pelari yang akan mencetak poin, menangkap bola nan dilempar makanya pelempar, serta lontar bola ke base satu, dua, dan tiga lakukan mematikan lawan.



Posisi Memukul

Anak ningrat pemukul atau penyerbu (batter) bertugas menampar bola untuk mencetak skor (run). Bakal itu, batter harus dapat memukul dengan baik dan lari ke base (base runner), kemudian menginjak atau mengaras semua base secara berurutan bikin kembali ke home plate.

Mata air: http://softball-tutor.blogspot.co.id/2015/10/posisi-pemain-internal-permainan-baseball.html

Aturan Lainnya :

Bisbol,
bola kasti

atau dikenal dengan
baseball

adalah olahraga nan dimainkan dua tim. Pelempar (pitcher) berusul tim nan lontar berusaha melempar bola nan disebut bola bisbol, sedangkan anak tonsil (batter) dari tim yang memukul berusaha menimbuk bola dengan menggunakan tongkat pemukul (bat). Cak regu yang melempar berusaha menangkap bola yang dipukul oleh tim yang memukul semoga skuat yang memukul berubah menjadi cak regu nan melempar. Tim yang mencentang mendapat poin dengan mandu berlari berlawanan sisi dengan pencucuk jam cak bagi pulang ke home plate setelah menyentuh marka di permukaan lapangan bisbol yang disebut base. Bisbol juga disebut sebagai hardball lakukan membedakannya dengan sofbol.

Baca juga:  Pernyataan Yang Benar Mengenai Larutan Elektrolit Adalah

Bisbol

Sayembara bisbol di Wrigley Field, Chicago, Amerika Perseroan

Induk organisasiKonfederasi Bisbol Sofbol DuniaPertama dimainkanPertengahan abad ke-18, Britania Raya (buram awal)
Abad ke-19, Amerika Perkongsian (bentuk modern)KarakteristikAnggota tim9 bani adam masing-masing timGender campuranYa, kompetisi terpisahKategoriOlahraga tim, pemukul dan bolaPeralatanBola bisbol

Pemukul bisbol

Sarung tangan bisbolTempat bertandingLapangan bisbolKeberadaanNegara atau wilayahSeluruh dunia (paling tenar di benua Amerika, Karibia, dan Asia Timur)Olimpiade1992–2020

Pelan bisbol di Busch Stadium, Saint Louis, Missouri, Amerika Serikat

Tanah lapang bisbol berbentuk bujur sangkar (baseball diamond) dengan base yang terletak di tiga sudut. Jarak antara base nan satu dengan base yang lainnya adalah 27,432 meter (90 kaki). Tongkat pukul (bat) berbentuk silinder panjang dan mulus yang dibuat dari kayu (persyaratan pemukul bisbol profesional) atau bahan logam. Peraturan permainan dikembangkan di Amerika Perkongsian dari permainan yang menggunakan pemukul dan bola yang dimainkan di Inggris.

Bisbol adalah sport yang dilakukan secara tim dan populer di Amerika Utara, Amerika Latin, Karibia, dan Asia Timur. Di banyak negara, bisbol merupakan latihan jasmani terdepan. Di Amerika Kongsi, bisbol ialah pengisi tahun luang nasional (national pastime) karena sebagian orang Amerika Serikat menghabiskan banyak sekali perian bagi bermain dan menonton pertandingan bisbol. Jumlah penonton yang datang ke stadion cak bagi menyaksikan Liga Baseball Amerika melebihi besaran penonton olah tubuh jenis lainnya, cuma dikalahkan Sepakan bola Amerika n domestik jumlah pirsawan yang menyaksikan pertandingan melewati televisi.

Tabel alun-alun bisbol (baseball diamond)

Bisbol dimainkan oleh dua tim di lapangan bisbol. Setiap tim memiliki 9 pemain sandiwara. Wasit mengawasi jalannya permainan dengan cermat untuk menentukan situasi yang sebenarnya terjadi dan menjaga agar anak bangsawan mematuhi kanun. N domestik pertandingan bisbol di Liga Baseball Amerika terdapat 4 makhluk wasit, walaupun adakalanya ada 6 orang juri.

Di tanah lapang bisbol terdapat 4 marka nan disebut base. Base diberi nomor antagonistis dengan arah jarum jam, dimulai semenjak base mulanya nan disebut home plate, diteruskan dengan base pertama, base kedua dan base ketiga. Base berbentuk bujursangkar dengan sisi 38 cm (15 inci) yang dibuat abnormal makin tinggi dari satah tanah. Sudut berbunga keempat base mewujudkan bujur sangkar yang disebut diamond. Masing-masing sisi lapangan bisbol panjangnya 27,4 meter.

Lapangan bisbol terdiri dari 2 area, daerah dalam (infield) dan negeri luar (outfield). Seluruh base terdapat di distrik infield, sedangkan distrik outfield adalah daerah berumput di luar lingkaran wilayah infield kantor cabang bola. Di sisi base purwa dan base ketiga terwalak garis nan disebut foul line yang terus mundur menjejak distrik outfield. Daerah di dalam foul line disebut foul territory.

Permainan terdiri dari 9 babak yang disebut inning. Di dalam satu inning, tim yang bertanding tiap-tiap n kepunyaan kesempatan menampung (batting) lakukan mencetak ponten (run). Ketika tim yang menghakimi beruntung giliran menggampar, skuat yang bersikeras melemparkan bola dengan sekencang barangkali agar bola enggak dapat dipukul. Tim yang sedang mendapat giliran memukul mengutus pemainnya seorang demi koteng untuk memukul bola. Tim yang lontar berusaha mematikan anggota tim yang beruntung giliran memukul. Tim yang mendapat giliran menabok mendapat kesempatan 3 kali mati (out) sebelum giliran memukul digantikan tim yang bertahan. Setelah habis 9 inning, tim yang mencetak angka (run) terbanyak menjadi pemenang. Jika setelah 9 inning dan kedua belah tim dalam peristiwa binar, inning apendiks dimainkan hingga pelecok suatu tim keluar sebagai pemenang. Puas permulaan permainan, tim nan menjadi pemilik rumah (home team) berbintang terang giliran lontar sedangkan cak regu tamu (visitor) membujur giliran memukul.

Pemukul medium gaplok bola

Bagian terpenting dari permainan bisbol yakni tentangan antara pelempar (pitcher) menjajari pemukul (batter). Pelempar melempar bola dengan secermat dan seindah mungkin mudahmudahan masuk ke bidang bulan-bulanan di atas home plate. Bola harus dilempar sedekat mungkin dengan pemukul moga dapat dipukul, tetapi kapan yang bersamaan bola harus dilempar sekencang kelihatannya dan sesulit bisa jadi kiranya tidak bisa dipukul. Jika pelempar melempar bola di luar meres sasaran di atas home plate dan pemukul tidak bereaksi, hakim akan berteriak “ball!” Jika pelempar terus lontar bola di luar bidang bahan di atas home plate sebanyak 4 mungkin, wasit berteriak “ball four!” dan pemukul boleh adil berjalan (“walk”) ke base pertama.

Pengetuk harus seram di sisi home plate dan berusaha menapuk bola dengan tongkat pemukul (bat). Pengetuk harus membabatkan tongkat pemukulnya dengan cermat sepatutnya boleh melampang bola. Jika martil bisa memukul bola, terserah kemungkinan anggota timnya dapat memperoleh skor (run). Jika palu membacokkan tongkat martil (swing) tetapi bola enggak berhasil dipukul, wasit akan berteriak “strike!” Begitu juga bila martil tidak bereaksi (tidak mengayunkan tongkat pemukul) belaka bola dilempar tepat di satah incaran, wasit sekali lagi akan berteriak “strike!”

Penangkap (catcher) adalah sebutan untuk anggota tim berseregang nan cangkung di pinggul palu (batter) dengan tugas menangkap bola nan dilempar oleh pitcher sahaja tidak dipukul makanya batter. Penangkap kembali memberi instruksi dan strategi melempar bola kepada pelempar.

Penangkap dan pelempar berkomunikasi dengan bahasa isyarat dan pertanda pusat. Jika pelempar tidak sekata dengan apa nan dikatakan penangkap, pelempar akan menggelengkan majikan. Sebaliknya, pelempar akan menganggukkan pejabat jika menyetujui isyarat nan diberikan penangkap.

Pada setiap inning, tim nan melempar (fielding team) berusaha mematikan 3 anggota tim yang menimbuk (defending team). Pemukul nan mati harus keluar berpunca lapangan dan menunggu sampai gilirannya bikin memukul berangkat.

Ada banyak cara untuk mematikan pemukul (batter) dan pelari (runner). Cara nan minimum awam adalah dengan merajut bola yang berhasil dipukul sewaktu masih gugup di awan dan belum jatuh di permukaan tanah lapang, mencecah awak pelari dengan bola (tag out), menghadang pelari yang semenjana berada di base agar tidak bisa lari sehingga base menjadi diisi dengan pelari yang lain (force out), dan melemparkan bola strike yang tidak boleh dipukul (strike out). Takdirnya tim yang lontar berhasil mematikan tiga anggota skuat yang memukul, half-inning (setengah babak) dinyatakan selesai dan tim nan melempar menjadi tim yang memukul.

Baca juga:  Instrumen Yang Masih Termasuk Dalam Keluarga Woodwind Adalah

Tim yang memukul berusaha mencetak angka (run). Agar dapat mencetak angka, pemukul harus boleh memukul bola dan menjadi base runner (lari ke base), menginjak atau menyentuh semua base secara berurutan untuk juga ke home plate. Pemukul berusaha agar anggota timnya dapat pulang ke home plate sebaiknya bisa mencetak angka. Pada saat yang sebabat, si martil sendiri sekali lagi ingin menjadi base runner. Palu berusaha menapuk bola di antara foul lines agar tim nan berjaga tidak dapat merajut bola dan bola jatuh ke parasan lapangan. Pada saat nan separas, pelempar (pitcher) juga berusaha melempar bola nan rumpil dipukul.

Poin (run) dicetak oleh base runner yang berhasil pulang hingga ke home plate setelah melewati semua base secara berurutan. Home run terjadi bila martil berhasil memukul bola keluar bersumber sogang daerah outfield. Kalau terjadi home run, pemukul dan semua pelari nan ada di base bisa menyentuh semua base dan mencetak skor bagi tim.

Tim yang berjaga

Tim nan berjaga (fielding team) berusaha mudahmudahan tim yang mencentang tidak dapat mencetak angka (run). Tim yang berjaga mengutus teman nan terdiri dari seorang pelempar (pitcher) yang berdiri di atas mound (gundukan) dan penangkap (catcher) yang mencongkong di belakang home plate. Kutub pitcher dan catcher disebut battery. Sisa anggota skuat yang berjaga boleh berada di mana saja di dalam tanah lapang. Pada umumnya, 4 orang pemain yang disebut pemain infielder kaya di pinggir wilayah infield. sedangkan 3 turunan pemain yang disebut pemain outfielder gemuk di daerah outfield.

Pelempar (pitcher) melempar bola ke arah home plate. Pelempar berusaha melempar secermat bisa jadi mudah-mudahan pemukul (batter) enggak bisa melampang bola dan mati. Pelempar juga berusaha agar martil dapat gaplok dan lari, tetapi bola yang dipukul diusahakan mudah-mudahan gampang ditangkap maka itu pelempar sehingga pelari mati akibat tag out dan force out. Penangkap (catcher) harus menangkap bola yang tidak dipukul oleh batter. Pelempar dan penangkap bekerjasama dengan pelatih untuk menentukan strategi skuat. Penangkap membagi ramalan kepada anggota timnya akan halnya posisi di lapangan nan harus dijaga. Selain itu, penangkap juga memberi petunjuk kepada pelempar tentang strategi yang harus diambil bikin menghadapi masing-masing pemukul. Penangkap juga berjaga di dekat home plate dan berusaha merajut bola yang dilempar anggota timnya seharusnya pelari yang berusaha pulang ke home plate bisa dimatikan.

Pemain infielder terdiri dari first baseman, second baseman, shortstop, dan third baseman. Anak komidi yang bertugas sebagai first baseman dan third baseman bersimbah sanding base pertama dan base ketiga. Anak tonsil nan bertugas sebagai second baseman dan shortstop berdiri di kedua belah arah base kedua. Pada masa lepas, di saat pemain outfielder terdiri dari 4 bani adam dan pemain infielder terdiri dari 3 sosok, anak komidi yang bertugas sebagai second baseman gemuk di erat base kedua.

Tugas anak tonsil first baseman adalah mematikan pelari yang berusaha masuk ke base mula-mula (force play). Pada teknik force play, pemain infielder berhasil menangkap bola yang dipukul dan jatuh menyentuh tanah dan serempak melemparkannya ke anak tonsil first baseman, sehingga pemain yang lari setelah habis gaplok bola dan berusaha memasuki base permulaan dianggap lengang. Sebelum anak bangsawan yang lari bisa hingga ke base purwa, pemain sandiwara first baseman harus mencecah pemain sandiwara tersebut dengan bola sebelum boleh mematikannya (tidak perlu pada liga profesional).

Pemain first baseman juga berusaha menjalin bola yang dipukul menuju base pertama walaupun bola jarang sekali jebluk di erat base purwa. Pemain yang bertugas seumpama first baseman biasanya adalah palu (batter) terbaik nan dimiliki cak regu. Tugas anak komidi second baseman yaitu menjaga daerah sebelah kanan base kedua dan adalah pembantu pemain first baseman. Tugas pemain shortstop ialah menjaga daerah sekeliling base kedua dan base ketiga yang demap menjadi target bola ground ball yang dipukul makanya batter yang tidak kidal. Tugas lain pemain shortstop adalah menjaga base kedua, base ketiga dan bagian jihat kiri lapangan. Pemain sandiwara shortstop biasanya enggak seorang batter yang baik karena tugasnya sangat rumpil menjaga heterogen tempat di lapangan. Anak ningrat third baseman harus n kepunyaan lengan yang awet nan boleh menganyam sekaligus melemparkan kembali bola dengan tangkas. Pukul (batter) sering menampung bola dengan sasaran base ketiga, sehingga anak ningrat third baseman harus melempar bola secepat-cepatnya boleh jadi ke pemain first baseman untuk mematikan batter nan semenjana berusaha lari ke base mula-mula. Pemain third baseman harus mempunyai reaksi yang cepat terhadap bola karena bola nan dipukul ke base ketiga kebanyakan dipukul dengan sekuat-kuatnya.

Pemain outfielder yang berjaga di kewedanan outfield terdiri dari left fielder (makmur di outfield sisi kiri), center fielder (berada di outfield bagian tengah) dan right fielder (kaya outfield penggalan kanan). Daerah outfield fragmen tengah yakni daerah yang luas sehingga pemain center fielder harus dapat lari kencang dan melempar bola yang keras. Pada umumnya, pemain center fielder tidak harus seorang batter yang handal. Tugas lain anak tonsil center fielder adalah memberi instruksi kancah yang harus dijaga kepada anak bangsawan left fielder dan right fielder cak agar ketiga anak komidi outfielder tidak ubah berebut bola nan menuju daerah outfield.

Baca juga:  Kaos Polos Biru Benhur Depan Belakang

Posisi pemain infielder dan anak ningrat outfielder ditentukan sebelumnya oleh tim, tetapi posisi pemain bisa berganti-tukar gelimbir pada jalannya permainan.

Pelempar bola

Gerakan lontar maka itu pelempar bola (pitcher)

Pelempar (pitcher) yang bisa lontar dengan baik adalah harta benda minimum bermakna bikin tim bisbol. Tim tandingan bisa mencetak angka demi angka dengan mudah jika pitcher lontar bola yang sangat gampang dipukul. Tugas pitcher silam berat karena dalam satu pertandingan seorang pitcher bisa melempar bola hingga di atas 100 barangkali. Sebagian besar pitcher sudah kehabisan tenaga sebelum permainan berakhir sehingga teradat digantikan oleh pitcher pengubah. Tim bisbol membutuhkan lebih berbunga satu pitcher dalam satu kali pertandingan. Pitcher yang permulaan kali tampil di awal permainan disebut starting pitcher, sedangkan pitcher lainnya disebut pahatan pitcher. Wadah pitcher mempersiapkan diri sebelum tampil serampak belajar melempar disebut bullpen.

Sebuah tim bisbol boleh memiliki pitcher sebanyak bisa jadi. Intern suatu kompetisi, tim bisa memutuskan lakukan menggilir pitcher kapan sahaja momen dibutuhkan, antara lain perumpamaan politik untuk menghadapi batter tangguh dari pihak lawan. Pada umumnya, pitcher mempunyai bilang variasi dalam teknik melempar bola yang merupakan keahlian individu yang dimiliki setiap pemain. Pitcher harus melempar bola dengan cara nan berbeda-beda semoga tak dapat dipukul oleh batter. Kecepatan bola dan jarak bola dengan batter juga perlu diganti-ganti sehingga peluang batter buat bisa menampung bola semakin kecil.

Marka semenjak perca bernama pitcher rubber yang bernas di atas mound (gundukan) harus diinjak dengan kaki oleh pitcher pada detik melempar bola. Peraturan ini dimaksudkan agar tungkai pitcher setahap tidak bersisa modern mendatangi batter. Selain itu, prakondisi berangkat pitcher rubber membuat bola yang dilempar pitcher menjadi makin pelan. Pitcher handal dari Liga Baseball Amerika boleh melempar bola yang pusing dengan kecepatan lebih bersumber 90 mil per jam (145 km per jam). Pitcher sering menderita cedera karena raga cucu adam umumnya tidak tahan terhadap gerakan keras lontar bola sebagaimana yang dilakukan pitcher. Beda yang sering dialami pitcher juga merupakan alasan skuat bisbol berusaha memiliki pitcher sebanyak mungkin.

Cak regu yang memukul

Tim yang mendapat giliran memukul berusaha mencetak skor. Setiap tim harus mengumumkan daftar tera pemain sandiwara dan urutan giliran menapuk nan disebut daftar lineup. Daftar lineup tidak boleh diganti maupun diubah selama jalannya kompetisi, tetapi anak bangsawan yang terdaftar di kerumahtanggaan lineup boleh ditarik dan digantikan dengan anak ningrat baru yang tidak terserah di dalam daftar lineup. Anak bangsawan baru namun bertindak sebagai pemukul pengganti (pinch hitter) untuk pemain yang digantikannya sementara itu urutan giliran menggampar tidak berubah.

Pasca- kesembilan pemain radu bernasib baik giliran memukul, giliran menampung kembali ke anak ningrat yang berada di urutan purwa daftar lineup. Pelari (runner) nan berhasil lagi ke home plate dan mencetak nilai bagi timnya harus meninggalkan tanah lapang sampai pemain tersebut mujur giliran menapuk juga.

  • Baseball5
  • Kasti
  • Kriket
  • Pesäpallo
  • Robert K. Barney and Nancy Bouchier, “A Critical Examination of a Source in Early Ontario Baseball: The Reminiscence of Adam E. Ford,” Journal of Sport History (1988)
  • Joe Brinkman and Charlie Euchner, The Umpire’s Handbook, rev. ed. (1987)
  • Bob Elliott, The Northern Game: Baseball the Canadian Way (Sport Classic, 2005)
  • Charles Euchner, The Last Nine Innings: Inside the Real Game Fans Never See (2006)
  • William Humber, Diamonds of the North: A Concise History of Baseball in Canada (Oxford University Press, 1995)
  • Bill James and John Dewan, Bill James Presents the Great American Baseball Stat Book, ed. by Geoff Beckman et al. (1987)
  • Bill James, The New Bill James Historical Baseball Abstract (ISBN 0-7432-2722-0)
  • Mark Kearney, “Baseball’s Canadian Roots: Abner Who?” The Beaver: Exploring Canada’s History (October-November 1994)
  • Michael Mandelbaum, The Meaning of Sports (PublicAffairs) (ISBN 1-58648-252-1)
  • Robert Peterson, Only the Ball Was White (1984 [1970])
  • Joseph L. Reichler (ed.), The Baseball Encyclopedia, 7th rev. ed. (1988)
  • Lawrence Ritter and Donald Honig, The Image of Their Greatness: An Illustrated History of Baseball from 1900 to the Present, updated ed. (1984)
  • Lawrence S. Ritter (comp.), The Glory of Their Times: The Story of the Early Days of Baseball Told by the Men Who Played It, new ed. (1984)
  • Seth Swirsky, Baseball Letters, A Fan’s Correspondence With His Heroes (Crown Books, 1996).
  • David Quentin Voigt, Baseball, an Illustrated History (1987)
  • (Inggris)

    World Baseball Softball Confederation
  • (Inggris)

    Memori bisbol Diarsipkan 2007-08-28 di Wayback Machine.
  • (Inggris)

    Situs jamak Major League Baseball
  • (Inggris)

    Situs resmi Minor League Baseball
  • (Inggris)

    Statistik dan referensi tentang bisbol
  • (Inggris)

    Society for American Baseball Research
  • (Inggris)

    Penggunaan steroid dalam bisbol
  • (Inggris)

    Situs lumrah British Baseball Federation
  • (Inggris)

    Bisbol klasik pada abad ke-19 di Old Bethpage Long Island Diarsipkan 2007-04-16 di Wayback Machine.
  • (Inggris)

    Museum online memorabilia bisbol zaman suntuk
  • (Inggris)

    Statistik bisbol
  • (Inggris)

    Berita terbaru hasil perlombaan bisbol: Baseball Digest Daily[pranala nonaktif permanen]
  • (Inggris)

    Liputan Major and Minor League
  • (Inggris)

    Kompilasi pranala bisbol di seluruh dunia
  • (Inggris)

    Stealing Home – Film dokumenter stasiun televisi PBS mengenai bisbol dan mahajana Kuba
  • (Inggris)

    Baseball Research Guide
  • (Inggris)

    Kumpulan karcis bisbol Library of Congress 1887–1914
  • (Inggris)

    Library of Congress Spalding Baseball Guides 1889–1939
  • (Inggris)

    Library of Congress Baseball and Jackie Robinson 1860–1972

Pemain Yang Bertugas Menjaga Base Dalam Permainan Softball Disebut

Sumber: https://asriportal.com/pemain-yang-bertugas-menjaga-base-dalam-permainan-softball-disebut/