Untuk Mengubah Hak Akses File Pada Linux Menggunakan Perintah

Duwus.com – Untuk Mengubah Hak Akses File Pada Linux Menggunakan Perintah

Apasih perbedaan chmod dan chown di linux, serta bagaimana cara penggunaannya? CHMOD adalah perintah yang digunakan untuk mengganti permission pada sebuah direktori atau file sedangkan chown digunakan untuk mengganti owner/pemilik dari sebuah direktori atau file pada linux. biasanya kedua perintah ini digunakan jika server memiliki lebih dari satu user yang memiliki hak akses dan izin berbeda beda pada tiap direktori,file maupun grup.

Yang Dibutuhkan

Untuk menggunakan chmod dan chown pastinya kalian memiliki hak akses ke command line server baik itu melalui remote server ssh atau telnet bisa juga melalui ftp server seperti filezilla

3 Jenis Pengguna pada sebuah File

Tipe Penjelasan
owner Pengguna yang membuat dan memiliki file / direktori.
group Semua pengguna yang merupakan anggota dalam grup yang sama.
others Semua pengguna lainnya dalam sistem yang bukan owner atau member dari sebuah grup..

Cara melihat permision file

linux dapat menggunakan perintah
# ls -l
untuk melihat semua permission pada sebuah direktori atau file di dalam sebuah direktori. perhatikan gambar dibawah ini :


Penjelasan

  • “drwxr-xr-x“ – Bagian ini akan menampilkan permission. Ada 3 huruf yang mungkin akan sering Anda lihat: r, w, x, d.
  • d artinya tipe file adalah direktori (folder). Dalam contoh kita tersebut, huruf d ada didepan permission, sedangkan jika diawali dengan tanda “-” artinya bertipe file (bukan direktori).
  • Huruf x artinya permission untuk mengeksekusi file/folder (kita sering membutuhkan permission ini untuk masuk ke dalam folder).
  • r artinya read, artinya user dapat membaca file/direktori tersebut
  • w artinya menulis yang artinya user dapat mengedit, manambah dan menghapus file/direktori tersebut
  • 2 – Jumlah hard links. Biasanya hard link merupakan nama tambahan untuk sebuah file.
  • folderku folderku – Menampilkan pemilik (owner) bernama folderku dan group owner dari file tersebut tergabung kedalam grup folderku juga.
  • 4096 – Menampilkan ukuran file dalam satuan byte.
  • Jan menunjukkan bulan kapan terakhir file dibuat/modifikasi
  • 3 menampilkan tanggal pembuatan atau modifikasi
  • 08:36 menunjukkan pukul berapa direktori atau file tersebut diubah
  • dokumen adalah nama direktori atau file
Baca juga:  Sebutkan Dan Jelaskan Langkah Langkah Untuk Keluar Dari Program

Contoh

Pada kasus ini kita akan mengubah permision pada dokumen dari
drwxr-xr-x
menjadi
drwxr–rw-. bagaimana caranya?

Kita hanya perlu mengetikkan
#chmod 746 dokumen. Kenapa
746? dikarenakan setiap huruf pada value memiliki nilai masing masing yaitu :

Value Nilai Penjelasan
r 4 Read = Membaca
w 2 Write = Menulis
x 1 x = Eksekusi/menjalankan

Nilai maksimum permision adalah 7 yang artinya 7 = 4+2+1 dimana file tersebut dapat dibaca, ditulis dan dieksekusi oleh owner, 4 artinya setiap user yang berada didalam grup yang sama dapat membaca file/direktori tapi tidak dapat mengedit dan mengeksekusi, dan 6 artinya orang lain selain user dan grup dapat membaca dan menulis tapi tidak dapat mengekskusi. perhatikan kembali pada kasus diatas.
drwxr–rw-
dimana jika kita pisah menjadi beberapa bagian akan seperti berikut :

d = tipe

rwx = owner

r– = groups

rw- = others

d d berada diawal yang artinya tipenya adalah direktori, jika “-” diawal artinya sebuah file
rwx r=4 , w=2, x=1 4+2+1 = 7
r– r=4, -=0 , -=0 4
rw- r=4,w=2, -=0 4+2 = 6

BACA JUGA

  • Konfigurasi ProFTPd Server
  • Upload & Download Melalui FTP Client

Table Permission

Code Value Numeric Value
–x 1
-w- 2
-wx 3
r– 4
r-x 5
rw- 6
rwx 7

Mengganti Hak Akses Permission File atau Direktori

CHMOD

untuk mengganti permission atau izin pada sebuah direktori/file, linux menggunakan perintah
# chmod. Adapun struktur penulisannya yaitu
# chmod <numeric_value> <nama_direktori_atau_file>.

Sebelum kita melakukan eksekusi pada direktori, ada baiknya kita harus memahami code dan value serta fungsinya masing masing pada tabel dibawah ini:

Code Value Numeric Value Pengertian
-rw——- 600 Pemilik bisa membaca dan menulis.
-rw-r–r– 644 Pemilik bisa membaca dan menulis, group dan orang lain bisa membaca.
-rw-rw-rw- 666 Pemilik, kelompok dan others bisa membaca dan menulis.
-rwx—— 700 Pemilik bisa membaca, menulis dan mengeksekusi, group dan yang lainnya tidak bisa melakukan apapun dengan file tersebut.
-rwx–x–x 711 Pemilik bisa membaca, menulis dan mengeksekusi, kelompok dan orang lain bisa mengeksekusi.
-rwxr-xr-x 755 Pemilik bisa membaca, menulis dan mengeksekusi, kelompok dan orang lain bisa membaca dan mengeksekusi.
-rwxrwxrwx 777 Pemilik, kelompok dan orang lain bisa membaca, menulis dan melaksanakan.

Mengganti Pemilik Direktori atau File

CHOWN

Kalau chmod digunakan untuk mengubah permision pada sebuah direktori/file, berbeda dengan chown yang berfungsi mengubah pemilik dari sebuah file/direktori. berikut struktur penulisan perintahnya

Baca juga:  Soal Uas Pkwu Kelas 10 Semester 1

#chown <user> <nama_direktori_atau_file>

#chown <user:groups> <nama_direktori_atau_file>

Contoh

Jika kita ingin mengubah pemilik dari direktori dokumen yang sebelumnya adalah user folderku ke super user atau root maka kita dapat menuliskan :

#chown root:folderku dokumen

Kesimpulan

Demikianlah cara menggunakan chmod dan chown pada sistem operasi linux debian, mudah mudahan dapat dipahami dan dipelajari.

Untuk Mengubah Hak Akses File Pada Linux Menggunakan Perintah

Sumber: https://folderku.web.id/cara-pakai-chmod-dan-chown-pada-ftp-server-di-debian-9/