aplikasi, aplikasi edit video, aplikasi edit foto, aplikasi penghasil uang, aplikasi bpjs ketenagakerjaan, aplikasi jaki, aplikasi edit video di laptop, aplikasi bpjs kesehatan, aplikasi pinjaman online, aplikasi awal bros, aplikasi adalah, aplikasi akuntansi, aplikasi absensi online,aplikasi arisan, aplikasi accounting, aplikasi awal bros batam, aplikasi admin slot, aplikasi belajar bahasa inggris, aplikasi baca novel gratis, aplikasi buat paspor, aplikasi bibit, aplikasi bobol wifi, aplikasi belanja online, aplikasi cek bansos, aplikasi cari jodoh, aplikasi cek pajak kendaraan, aplikasi capcut, aplikasi canva, aplikasi chat, aplikasi cari teman sekitar, aplikasi cek suhu tubuh, aplikasi desain rumah, aplikasi disdukcapil, aplikasi download video, aplikasi download video youtube, aplikasi dana, aplikasi download youtube, aplikasi desain baju, aplikasi daftar paspor online batam, aplikasi edit video di hp, aplikasi edit pdf, aplikasi edit foto terbaik, aplikasi edit background foto, aplikasi edit video terbaik, aplikasi foto, aplikasi freelance, aplikasi facebook, aplikasi foto jadi kartun,aplikasi flip, aplikasi foto bergerak, aplikasi film gratis, aplikasi foto di laptop,aplikasi gambar, aplikasi ganti background foto, aplikasi get contact, aplikasi gambar di ipad, aplikasi gambar denah rumah, aplikasi gojek, aplikasi gabung foto, aplikasi google, aplikasi halo awal bros, aplikasi hijau, aplikasi hotel, aplikasi hapus background, aplikasi hitung kalori, aplikasi hd foto, aplikasi hacker, aplikasi hotel murah

Bagian Sel Yang Mengatur Seluruh Aktivitas Sel Adalah

Bagian Sel Yang Mengatur Seluruh Aktivitas Sel Adalah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Biologi sel
Lembaga pemasyarakatan hewan

Komponen kurungan hewan plong umumnya:

  1. Nukleolus
  2. Inti penjara
  3. Ribosom (titik-titik kecil sebagai bagian bersumber no. 5)
  4. Vesikel
  5. Retikulum endoplasma bernafsu
  6. Badan Golgi
  7. Sitoskeleton
  8. Retikulum endoplasma renik
  9. Mitokondria
  10. Vakuola
  11. Sitosol (cairan yang sakti organel, nan terdiri berbunga sitoplasma)
  12. Lisosom
  13. Sentrosom
  14. Membran terungku

Inti lembaga pemasyarakatan
atau
nukleus
adalah organel yang ditemukan sreg sel eukariotik. Diameter nukleus rata-rata hanya 5 mikrometer. Beberapa varietas pengasingan tidak n kepunyaan nukleus, padahal sebagian interniran lainnya hanya mempunyai suatu atau bilang nukleus. Nukleus memiliki kelumun dari lapisan lipoprotein yang penting kerjakan memisahkan isi nukleus dari sitoplasma.[1]
Organel ini mengandung sebagian lautan materi genetik kurungan dengan bentuk molekul DNA linier strata yang membuat kromosom bersama dengan beragam jenis protein. Gen di dalam kromosom-kromosom inilah yang mewujudkan genom inti sel.

Kekuatan utama inti atom ialah untuk menjaga integritas gen-gen tersebut dan mengontrol aktivitas lembaga pemasyarakatan dengan mengelola ekspresi gen. Selain itu, nukleus kembali berfungsi untuk mengorganisasikan gen saat terjadi pembelahan sel, memproduksi mRNA cak bagi mengkodekan protein, sebagai tempat sintesis ribosom, tempat terjadinya replikasi dan transkripsi dari DNA, serta mengatak kapan dan di mana ekspresi gen harus dimulai, dijalankan, dan diakhiri.

Sejarah

[sunting
|
sunting sumber]

Nukleus adalah organel mula-mula yg ditemukan, yang pertama kali dideskripsikan maka dari itu Franz Bauer pada 1802 dan dijabarkan lebih terperinci makanya ahli botani Skotlandia, Robert Brown, pada tahun 1831. Pada satu sel umumnya ditemukan hanya satu nukleus. Doang, beberapa jaringan tertentu, atau bilang varietas tertentu punya lebih tinimbang satu nukleus. Inti-inti kerumahtanggaan sel multinuklei ini dapat n kepunyaan peran yang tukar menukar atau tukar menyingkirkan diri. Pada
Paramecium, terdapat dua inti penjara:
makronukleus
(inti besar) dan
mikronukleus
(inti kecil). Makronukleus menjamin keberlangsungan atma, sedangkan mikronukleus berkewajiban terhadap reproduksi.

Struktur

[sunting
|
sunting sumber]

Elemen struktural utama nukleus adalah
membran inti, satu membran ganda fosfolipid yang membungkus keseluruhan organel dan memufakatkan episode inti dengan sitoplasma lokap, serta
baju besi inti, satu struktur dalam nukleus yang menjatah dukungan mekanis sebagai halnya sitoskeleton yang menyokong sel secara keseluruhan.

Secara garis besar, membran inti terdiri atas tiga bagian yaitu membran luar, urat kayu perinuklear, dan membran internal.

Membran luar dari nukleus kontinu dengan retikulum endoplasma (RE) bergairah yang berhamburan dengan ribosom.

Resan membran inti yang lain permeabel terhadap sebagian besar molekul membuat nukleus memerlukan pori inti agar anasir dapat bergerak melintasi membran. Pori inti atom umpama terowongan yang terletak pada membran nukleus yang berfungsi menghubungkan nukleoplasma dengan sitosol.

Fungsi utama dari pori nukleus merupakan bagi media pertukaran molekul antara nukleus dengan sitoplasma. Molekul yang keluar, rata-rata mRNA, digunakan bakal sintesis protein.

Pori inti atom tersusun atas 4 subunit yaitu:

  1. Subunit ruangan
    berfungsi kerumahtanggaan pembentukan dinding pori inti atom.
  2. subunit anular
    berfaedah untuk menciptakan menjadikan spoke yang menentang # menuju tengah bersumber pori nukleus.
  3. subunit lumenal
    mengandung protein transmembran yang menempelkan kompleks pori nukleus plong membran nukleus.
  4. subunit gelang-gelang
    berfungsi kerjakan membentuk permukaan sitosolik (bertatap dengan sitoplasma) dan nuklear (berhadapan dengan nukleoplasma) berpangkal kompleks pori inti atom.

Meskipun bagian dalam nukleus tidak mengandung awak yang dibatasi oleh membran, isi nukleus bukan seragam dan memiliki bilang badan subnukleus nan terbentuk dari protein-protein unik, anasir RNA, serta gugus DNA. Contoh terdepan pecah badan subnukleus adalah nukleolus, nan terutama terlibat kerumahtanggaan pembentukan ribosom. Setelah diproduksi oleh nukleolus, ribosom diekspor ke sitoplasma untuk menjalankan maslahat translasi mRNA.

Kurnia

[sunting
|
sunting sendang]

Inti atom menyediakan arena buat transkripsi genetik nan dipisahkan berpangkal lokasi terjemahan dalam sitoplasma, memungkinkan tingkat kanun gen yang tak tersedia kerjakan prokariota. Fungsi terdahulu inti sel adalah bikin mengontrol ekspresi gen dan memediasi replikasi DNA sejauh siklus hotel prodeo.

Nukleus ialah organel yang ditemukan dalam sel eukariotik. Di dalam membran nuklir terpejam selengkapnya, itu berisi sebagian besar materi genetik sel. Bahan ini disusun umpama unsur DNA, bersama dengan bermacam-macam protein, untuk takhlik kromosom.

Kompartementalisasi sel

[sunting
|
sunting sumber]

Amplop nuklir memungkinkan inti kerjakan mengontrol isinya, dan memisahkan mereka bermula sempuras sitoplasma seandainya diperlukan. Ini penting bakal mengendalikan proses di kedua sisi membran nuklir. Dalam kebanyakan kasus di mana proses sitoplasma mesti dibatasi, peserta buku dipindahkan ke inti, di mana anda berinteraksi dengan faktor transkripsi untuk menurunkan regulasi produksi enzim tertentu di jongkong.

Mekanisme pengaruh ini terjadi privat kasus glikolisis, jongkong seluler untuk bersimpang glukosa kerjakan menghasilkan energi. Hexokinase adalah enzim yang bertanggung jawab untuk ancang pertama glikolisis, membentuk glukosa-6-fosfat berbunga glukosa. Lega konsentrasi tinggi fruktosa-6-fosfat, partikel yang dibuat kemudian dari glukosa-6-fosfat, protein regulator menghilangkan hexokinase ke inti, di mana dia membentuk mania penekan transkripsi dengan protein nuklir untuk mengurangi ekspresi gen nan terlibat dalam glikolisis.

Cak bagi mengontrol gen mana yang ditranskripsi, tangsi memisahkan beberapa zat putih telur faktor transkripsi yang bertanggung jawab untuk mengatur ekspresi gen mulai sejak akses fisik ke DNA sampai mereka diaktifkan oleh sagur pensinyalan lainnya. Ini mencegah bahkan tingkat rendah ekspresi gen yang tidak pantas.

Misalnya, dalam kasus gen nan dikontrol NF-κB, yang terlibat n domestik sebagian besar respons inflamasi, transkripsi diinduksi laksana respons terhadap jalur sinyal seperti yang diprakarsai maka dari itu molekul pensinyalan TNF-α, bersimpai dengan reseptor membran rumah pasung, menghasilkan rekrutmen protein pensinyalan, dan jadinya mengaktifkan faktor transkripsi NF-κB. Sinyal lokalisasi nuklir pada protein NF-κB memungkinkannya cak bagi diangkut melalui pori-pori nuklir dan ke dalam nukleus, di mana ia menstimulasi transkripsi gen target.

Kompartementalisasi memungkinkan sel buat mencegah interpretasi mRNA nan tidak diiris. MRNA eukariotik mengandung intron yang harus dihilangkan sebelum diterjemahkan untuk menghasilkan protein fungsional. Penyambungan dilakukan di dalam nukleus sebelum mRNA dapat diakses oleh ribosom cak bagi diterjemahkan. Sonder nukleus, ribosom akan pertal mRNA yang baru ditranskripsi (tak diproses), menghasilkan protein nan cacat dan tidak berfungsi.

Ekspresi gen

[sunting
|
sunting sumber]

Ekspresi gen pertama melibatkan transkripsi, di mana DNA digunakan ibarat templat buat menghasilkan RNA. Privat kasus gen yang mengkode protein, RNA yang dihasilkan pecah proses ini ialah messenger RNA (mRNA), yang kemudian perlu diterjemahkan oleh ribosom kerjakan membentuk protein. Karena ribosom terletak di asing nukleus, mRNA nan dihasilkan perlu diekspor.

Karena nukleus merupakan kancah transkripsi, nukleus juga mengandung berbagai protein nan boleh secara serta merta memediasi transkripsi atau terlibat dalam pengaturan prosesnya. Protein ini terdaftar helikase, nan melepaskan molekul DNA beronte ganda untuk memfasilitasi akses ke sana, RNA polimerase, yang merintih patron DNA lakukan mensintesis zarah RNA yang sedang bertaruk, topoisomerase, nan mengingkari jumlah supercoiling dalam DNA, membantunya mengalir dan bersantai, serta berbagai faktor transkripsi yang mengatak ekspresi.

Memproses pra-mRNA

[sunting
|
sunting sumber]

Artikel utama: modifikasi pasca-transkripsi

Molekul mRNA nan baru disintesis dikenal sebagai transkrip primer ataupun pra-mRNA. Mereka harus menjalani modifikasi pasca transkripsional kerumahtanggaan nukleus sebelum diekspor ke sitoplasma; mRNA nan muncul dalam sitoplasma tanpa modifikasi ini terdegradasi daripada digunakan lakukan terjemahan protein. Tiga modifikasi utama yaitu 5 ‘capping, 3’ polyadenylation, dan RNA splicing. Sementara di dalam inti atom, pre-mRNA dikaitkan dengan berbagai protein kerumahtanggaan kompleks yang dikenal andai partikel ribonukleoprotein heterogen (hnRNPs). Penambahan topi 5 ‘terjadi co-transkripsi dan merupakan langkah pertama dalam modifikasi setelahtranskripsi. Ekor poli-adenin 3 ‘hanya ditambahkan sesudah transkripsi selesai.

Penyambungan RNA, yang dilakukan maka itu kompleks nan disebut spliceosome, yaitu proses di mana intron, atau kawasan DNA yang tidak mengkode protein, dikeluarkan dari pre-mRNA dan sisa ekson nan terhubung membentuk juga satu elemen berkesinambungan tunggal . Proses ini biasanya terjadi setelah 5 ‘capping dan 3’ polyadenylation cuma dapat dimulai sebelum sintesis selesai dalam transkrip dengan banyak ekson. [5] Banyak pra-mRNA, termasuk antibodi nan mengkode, dapat disambungkan dengan bermacam rupa cara untuk menghasilkan mRNA dewasa nan farik nan menyandikan gosokan zat putih telur yang berbeda. Proses ini dikenal seumpama splicing alternatif, dan memungkinkan produksi beberapa lautan protein dari jumlah DNA nan terbatas.

Referensi

[sunting
|
sunting sumber]


  1. ^


    Susilawati dan Bachtiar, N. (2018).
    Biologi Bawah Terstruktur
    (PDF). Pekanbaru: Kreasi Edukasi. hlm. 15–16. ISBN 978-602-6879-99-8.




Bacaan lanjutan

[sunting
|
sunting sumber]

  • Goldman, Robert D. (2002). “Nuclear lamins: building blocks of nuclear architecture”.
    Genes & Dev.
    (16): 533–547. doi:10.1101/gad.960502.



  • Görlich, Dirk (1999). “Transport between the cell nucleus and the cytoplasm”.
    Ann. Rev. Cell Dev. Biol.
    (15): 607–660. PMID 10611974.



  • Lamond, Angus I. (24 APRIL 1998). “Structure and Function in the Nucleus”.
    Science.
    280: 547–553. PMID 9554838.



  • Pennisi E. (2004). “Evolutionary biology. The birth of the nucleus”.
    Science.
    305
    (5685): 766–768. PMID 15297641.



  • Pollard, Thomas D. (2004).
    Cell Biology. Philadelphia: Saunders. ISBN 0-7216-3360-9.



Pranala asing

[sunting
|
sunting mata air]

  • (Indonesia) Inti Sel (Nukleus) – Signifikansi, Sejarah, Struktur Bagian, dan Faedah
  • (Inggris) Cell nucleus



Bagian Sel Yang Mengatur Seluruh Aktivitas Sel Adalah

Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Inti_sel

Baca juga:  Macam Macam Tanaman Hias Dan Nama Latinnya